Cara Menciptakan Kamar Mandi Ramah Lingkungan

Kamar mandi merupakan salah satu area di rumah yang sangat tidak ramah lingkungan sebab banyak memakan energi dan menciptakan limbah (air). Lalu, sebenarnya bagaimana cara menciptakan kamar mandi ramah lingkungan?

Ada beberapa cara menciptakan kamar mandi ramah lingkungan. Berikut upaya-upaya yang bisa dilakukan guna melakukan penghematan supaya ramah terhadap lingkungan, antara lain:

Hemat Air

Biasanya, kita masih memakai gayung untuk membilas tubuh dan mandi. Meski amat memuaskan, namun mandi memakai gayung terlalu boros air. Sebaiknya maksimalkan pemakaian shower guna lebih mengirit jumlah air yang digunakan. Shower bisa menyemburkan air sehingga menyebar dengan intensitas yang bisa dikontrol menurut keinginan. Penggunaan shower bisa mengirit air sekitar 30% – 70%.

Selain itu, penghematan air pun dapat dilakukan ketika menyiram toilet. Akhir-akhir ini banyak produsen mengembangkan produk toilet yang didesain buat menghemat air, misalnya adanya tombol khusus untuk buang air besar (BAB) dan buang air kecil. Teknologi itu memungkinkan penggunaan air secukupnya sehingga sesuai dengan kebutuhan.

Disamping itu, Anda pun bisa menampung grey water bekas cuci tangan (wudhu) dalam sebuah penampung. Air limbah tersebut dapat dipergunakan untuk kebutuhuan lainnya, seperti menyiram toilet atau membersihkan lantai kamar mandi.

Hemat Listrik

Kamar mandi belum komplit tidak dengan pemanas air listrik. Tetapi, energi yang dibutuhkan untuk piranti ini besar sekal. Sebaiknya Anda memakai pemanas air bertenaga surya supaya hemat listrik. Memang biaya yang dikeluarkan lebih besar daripada pemanas air bertenaga listrik atau gas, tetapi Anda mempunyai 2 keuntungan. Yakni biaya itu tentu akan lebih murah nantinya dibandingkan dengan membayar listrik dan Anda juga secara tidak langsung sudah berpatisipasi melestarikan alam.

Cahaya dan Udara Alami

Kamar mandi yang lembab membutuhkan peredaran udara yang baik supaya tidak berpengaruh pada kesehatan. Karena kamar lembab bisa menjadi sarang untuk bakteri dan kuman berkembang biak.

Maka dari itu Anda penting menghadirkan jendela dengan bukaan yang memadai supaya bisa mendukung peredaran udara di dalam kamar mandi tersebut. Selain itu, ketersediaan jendela pun bisa memungkinkan sinar matahari masuk ke dalam kamar mandi sehingga bisa mengurangi pemakaian lampu, khususnya di siang hari. Namun jika tiak mengizinkan memasang jendela, Anda bisa memanfaatkan lubang angin dan  glass block. Dengan begitu sinar dan udara alami dapat masuk menembus ke dalam kamar mandi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *